Sistem Parkir Pintar ITS Capai Kencana di Pimnas 2020

No Comments

Sistem Parkir Pintar ITS Capai Kencana di Pimnas 2020

Sistem Parkir Pintar ITS Capai Kencana di Pimnas 2020

Buah pikiran sistem parkir pintar yang dipelopori 3 mahasiswa ITS sukses memboyong kencana di Minggu Objektif Nasional( Pimnas) 2020. Ketiga mahasiswa ini mengombinasikan teknologi RFID serta IoT pada aplikasi Parkiro ini.

Mereka merupakan Sharelle Clairine Hayadi, Julius Sintara, serta Steven Seaver Wiarta. Ketiga mahasiswa dari Unit Metode Biomedik serta Unit Metode Elektro ITS ini mencampurkan teknologi Long Range RFID serta Internet of Things( IoT) pada sistem parkir yang ada
Pasang Bola
“ Teknologi ini membolehkan juru mudi masuk serta pergi gapura parkir tanpa menyudahi dan menemukan pelayaran ke titik parkir yang kosong,” tutur Sharelle lewat pancaran pers, Senin

Ilham Parkiro berasal dari pengalaman individu yang kerap terperangkap macet di pintu masuk serta pergi tempat parkir. Sehabis melampaui kemacetan itu, beliau pula sedang wajib berpusar mencari titik parkir yang kosong.

Terdapat banyak kelebihan yang ditawarkan oleh Parkiro. Awal, juru mudi bisa melaksanakan pemesanan tempat parkir melalui aplikasi. Titik parkir yang telah dipesan hendak otomatis timbul penghalang berbentuk retractable bollards buat membatasi titik parkir itu dipakai juru mudi lain

Juru mudi yang telah mendekati posisi parkir lumayan berkendara dengan kecekatan kecil buat masuk ke posisi parkir. Sistem RFID hendak mengetahui tag yang terdapat serta gapura juga hendak otomatis terbuka.

Juru mudi pula ditunjukan mengarah titik parkir yang telah dipesan lewat aplikasi Parkiro dengan menggunakan teknologi Augmented Reality.“ Jadi juru mudi betul- betul tidak hendak kebimbangan mencari titik parkir yang telah dipesan,” tambahnya.

Beliau juga menarangkan kalau dikala mau pergi, juru mudi bisa melaksanakan pembayaran lewat aplikasi dengan melaksanakan konfirmasi biometrik ataupun Jarum semat. Kemudian dikala mendekati gapura pergi, juru mudi pula cuma butuh berkendara dengan kecekatan kecil.

Sistem RFID yang terdapat hendak mengetahui tag serta mengonfirmasi pembayaran. Sehabis itu gapura pergi hendak dengan cara otomatis terbuka. Terdapatnya inovasi Parkiro ini sendiri bisa menanggapi sebagian tantangan dalam logistik parkir yang sempurna berbentuk cara parkir yang singkat serta berdaya guna.

Inovasi berbentuk Parkiro ini pula sudah membawakan Sharelle serta timnya mencapai medali kencana pada Minggu Objektif Nasional( Pimnas) ke- 33 tahun 2020 jenis Program Daya cipta Mahasiswa Karsa Membuat( PKM- KC).

Mahasiswa UI Rancang Aplikasi Berbasis Game buat Bimbingan Covid- 19

No Comments

Mahasiswa UI Rancang Aplikasi Berbasis Game buat Bimbingan Covid- 19

Mahasiswa UI Rancang Aplikasi Berbasis Game buat Bimbingan Covid- 19

Regu mahasiswa Makmal Product Development and Innovation Unit Metode Pabrik( DTI) Fakultas Metode Universitas Indonesia( FTUI) bekerja sama dengan Anoman Pedepokan meningkatkan suatu aplikasi handphone bernama“ Corona Go”.

Aplikasi ini didesain dengan tujuan buat membagikan bimbingan pada warga dari bermacam golongan bertepatan dengan usaha penangkalan penyebaran COVID- 19 dan membagikan data informasi hal nilai COVID- 19 di Indonesia pada masyarakat

Regu developer aplikasi berambisi kalau dengan terdapatnya metode buat mengedukasi warga yang interaktif serta tidak menjemukan, konsumen aplikasi bisa mengenali langkah- langkah pas yang wajib didapat pada era endemi ini.
Bandar Bola

Aplikasi Corona Go ialah salah satu bentuk dari program dedikasi pada warga( pengmas) sivitas akademika FTUI, dan partisipasi buat mensupport penguasa dalam menghindari penjangkitan COVID- 19.

Bagi Almer Hafiz Yusuf, berlaku seperti bagaikan pimpinan regu mahasiswa developer Corona Go,“ Kita memakai pendekatan game hp supaya bisa lebih gampang memberitahukan langkah- langkah melindungi pedaran COVID- 19. Lewat game, kita membagikan interest serta penafsiran dalam hal apa yang wajib dicoba dalam skenario- skenario yang dilewati dalam Corona- Go

“ Pada intinya, game ini ditafsirkan semacam imitasi aktivitas tiap hari dalam era endemi ini. Dalam rutinitas sering- kali kita lewat sebagian perihal yang tidak tersangka, terdapat 100 campuran alterasi event yang bisa ditawarkan. Rasio aktivitas yang ditawarkan oleh Corona Go berasal dari rumah tangga sampai berjalan memakai alat transportasi biasa. Dalam game itu pula sebagian event yang dilewati, semacam dikala terdapatnya PSBB yang diberlakukan buat masyarakat Jakarta,” ucap Almer hal aplikasi Corona Go.

Terpaut penggunaannya, dibilang Almer, buat tahap awal, user dimohon buat memilah kedudukan bagaikan pegawai, bunda rumah tangga, ataupun mahasiswa. Kemudian konsumen hendak mengalami bermacam permainan hal kegiatan tiap hari yang sudah dicocokkan dengan kedudukan tiap- tiap.

Di sisi itu pula sudah disisipkan beberapa kecil permainan interaktif untuk user yang bisa mereka jalani, yang diharapkan bisa membuat tata cara bimbingan tidak menjemukan.

Dikala ini aplikasi Corona Go sudah dibesarkan sampai langkah arketipe. Pengembangan aplikasi Corona Go terlaksana atas sokongan sumbangan dari Direktorat Dedikasi serta Pemberdayaan Warga( DPPM UI).

 

Endemi Covid- 19, Perguruan Tinggi Lahirkan Ribuan Inovasi Baru

No Comments

Endemi Covid- 19, Perguruan Tinggi Lahirkan Ribuan Inovasi Baru

Endemi Covid- 19, Perguruan Tinggi Lahirkan Ribuan Inovasi Baru

Dirjen Pembelajaran Tinggi( Dikti) Departemen Pembelajaran serta Kultur( Kemendikbud) Profesor Nizam berkata endemi Covid- 19 melahirkan ribuan temuan serta inovasi oleh perguruan tinggi.
Bandar Bola

“ Lebih dari 1. 600 temuan serta inovasi lahir di tengah endemi Covid- 19. Dedikasi pada warga pula tidak mundur di tengah endemi,” ucap Nizam dalam penjelasan pers, Rabu

Sedemikian itu pula program dedikasi pada warga semacam KKN tematik perguruan tinggi serta program mahasiswa membimbing mendampingi anak didik sepanjang endemi. Dengan antusias memikul, penataran yang dicoba di rumah bisa berjalan dengan bagus lewat pendampingan dari para mahasiswa.

Sedemikian itu pula penataran di perguruan tinggi, yang pada tahun ini beralih bentuk dari konvensional ke digital.“ Kita bisa mengantarkan kalau tidak hingga satu bulan, kita menyesuaikan diri 100 persen dengan memakai teknologi dalam penataran. Kita akui sedang ada kekurangan serta belum sedia, tetapi antusias buat menyesuaikan diri berjalan dengan lumayan tinggi,” jelas ia.

Dalam peluang itu, ia pula menarangkan beberapa kebijaksanaan dikeluarkan Kemendikbud pada 2020 mulai dari kebijaksanaan Kampus Merdeka, peresmian desain baru pendanaan perguruan tinggi serta peresmian perantara Warung Reka. Kampus Merdeka ialah bentuk penataran di perguruan tinggi yang bebas serta fleksibel alhasil terwujud kebudayaan berlatih yang inovatif, tidak mengekang serta cocok dengan keinginan mahasiswa

Sebab itu, dibutuhkan kerja sama ataupun kegiatan serupa antara zona pembelajaran serta zona pabrik dalam menghasilkan suatu reka membuat alhasil bisa tingkatkan penciptaan serta penyaluran di zona dalam negeri ataupun garis besar. Kedudukan zona pembelajaran, spesialnya perguruan tinggi ialah bagaikan pusat studi serta pengembangan untuk pabrik buat meningkatkan teknologi baru.