Pemkab Bogor Perpanjang Uji Coba PTM Untuk Persiapan PTM Serentak

No Comments

smart-telecaster – Pemerintah Kabupaten Bogor di Jawa Barat memperpanjang masa uji coba Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas selama pandemi Covid-19. Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan perpanjangan dilakukan untuk pembelajaran tatap muka serentak pada Juli 2021.

Pemkab Bogor Perpanjang Uji Coba PTM Untuk Persiapan PTM Serentak Pada Juli 2021

“Dilanjut, kemungkinan memenuhi persyaratan dibuka untuk persiapan pada Juli,” kata Ade Yasin di ruang kerjanya di Cibinong, Bogor, Minggu (11/4/2021).

Ia mengklaim, persidangan dari 9 Maret hingga 10 April 2021 berjalan lancar. Pasalnya, meski beberapa satuan pendidikan masih didapati belum menerapkan protokos kesehatan secara tegas, tidak ada sekolah yang menjadi klaster dalam kelompok penularan Covid-19.

Dia berkata: “Jika sebuah sekolah tidak mematuhi protokol kesehatan yang ketat, harap tindak lanjuti masalah tersebut dari ujung hingga ujung.”

Saat masa uji coba PTM, Bupati Bogor menegaskan agar siswa tidak diperbolehkan membeli makanan atau jajan di luar sekolah, sehingga didorong untuk membawa bekal makanan dan minuman dari rumah.

Selain itu, pembelajaran hanya berlangsung sekitar dua jam, kemudian siswa diminta segera pulang agar tidak ada kegiatan lain di dalam atau di sekitar sekolah.

Ade Yasin mengatakan sidang PTM dibatasi tiga landasan hukum, yakni SKB Tiga Menteri Nomor 516 Tahun 2020, Perbup Bogor Nomor 60 Tahun 2020, dan Perbup Bogor Nomor 15 Tahun 2021.

Di antara 232 sekolah yang dikirim, 170 sekolah telah melakukan eksperimen pembelajaran tatap muka. Jumlah tersebut meliputi 29 SD negeri, 24 Madrasah Ibtidaiah (MI), 28 SMP, 18 Madrasah Tsanawiah (MTs), 7 Madrasah Aliyah (MA), 32 SMA dan 32 SMK.

Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memberikan 11 poin bimbingan teknis tata cara protokol kesehatan bagi 170 sekolah dengan PTM terbatas.

Pemkab Bogor Lakukan Uji Coba PTM, Berikut Point-Point Uji Coba PTM

No Comments

Pemkab Bogor Lakukan Uji Coba PTM, Berikut Point-Point Uji Coba PTM

smart-telecaster – Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan uji coba sekolah tatap muka mulai Senin, 15 Maret hingga 10 April 2021.

Dijelaskannya, 170 dari 200 sekolah yang lolos wawancara terbatas. Rinciannya meliputi 29 SD, 24 MI, 28 SMP, 18 MTS, 7 MA, 32 SMA dan 32 SMK.

Bupati Bogor Ade Yasin, Ketua Pokja Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, secara resmi merilis keputusannya tentang pembelajaran tatap muka (PTM) selama pandemi. Pada Senin (15/3/2021) Ade Yasin mengatakan: “Sesuai putusan ini, sidang PTM akan berlaku selama satu bulan.”

Ia mengatakan, uji coba PTM ini merupakan tindak lanjut dari keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang pelaksanaan pedoman studi tahun 2020/2021. tahun ajaran dan 2020. Selama pandemi Covid-19 / tahun ajaran 2021.

Selain itu, jelasnya, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor telah melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan, Cabang Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan, dan pertemuan tersebut telah menetapkan uji coba pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

Berikut 10 poin syarat uji coba PTM di Kabupaten Bogor:

1. Membuat sekolah / model eksperimental untuk menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM).

2. Pelaksanaan PTM akan dilaksanakan di setiap kecamatan 1 (satu) pendidikan SD / MI, SMP / MT, SMA / MAN dan SMK.

3. DISDIK, Cabang Dinas dan Depag membentuk tim gabungan untuk memverifikasi kesiapan cabang Dinas dan Depag Disdik dalam usulan implementasi departemen pendidikan PTM.

4. Dari 232 sekolah yang diusulkan, 171 sekolah telah lolos verifikasi dan konfirmasi, dimana 1 MTs diantaranya sudah dicabut, sehingga total izin yang dikeluarkan Dinas Pendidikan adalah 170 sekolah.

5. Untuk sekolah yang bukan sekolah model dan belum lolos verifikasi dan konfirmasi tetap belajar secara online.

6. Disdik telah menyusun pedoman operasional dan teknis SOP PTM masing-masing dinas pendidikan, serta membentuk tim untuk memantau pelaksanaan PTM.

7. Disdik telah menyerahkan tim monitoring dan evaluasi kepada dinas dan Kementerian Agama untuk mengimplementasikan PTM di satuan pendidikan yang berwenang.

8. Masa uji coba PTM adalah 1 bulan, terhitung mulai tanggal 9 Maret sampai dengan 10 April 2021.

9. Jika ada siswa atau guru yang dipastikan positif Covid-19 pada saat pelaksanaan PTM, maka penerapan PTM di sekolah otomatis akan terhenti dan pembelajaran ulang akan dilakukan secara online.

10. Jika orang tua beberapa siswa tidak mengizikan mengikuti PTM, maka satuan pendidikan model yang diizinkan oleh PTM harus tetap melanjutkan pembelajaran online. Namun, berdasarkan hasil verifikasi dan konfirmasi, sekitar 72% -95% persetujuan orang tua diterapkan.