Disdik Jabar Gratiskan Pengambilan Ijazah Siswa Yang Tertahan

No Comments

Disdik Jabar Gratiskan Pengambilan Ijazah Siswa Yang Tertahan – Dinas Pendidikan Jabar akan menggelar acara diploma week untuk siswa SMA sederajat pada Mei 2021. Pekerjaan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ini adalah untuk memenuhi hak siswa untuk memperoleh ijazah yang masih bersekolah.

Disdik Jabar Gratiskan Pengambilan Ijazah Siswa Yang Tertahan

Dedi Supandi, Kepala Sekolah Disdik Jawa Barat, mengatakan acara ini merupakan salah satu bentuk peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2021. Tujuan memperoleh ijazah minggu ini juga untuk memungkinkan siswa yang telah menerima pendidikan yang sama di sekolah menengah untuk mendapatkan sertifikat. Lanjutkan pendidikan mereka atau cari pekerjaan.

Didi mengatakan, Jumat (30/4/2021), “Bagi siswa dan orang tua yang merasa ijazahnya masih sekolah bisa mendapatkan ijazah sendiri.”

Didi mengatakan tim di Disdick City, Jawa Barat saat ini sedang mematangkan model atau minggu pembuatan ijazah agar bisa berjalan lancar dan lancar. Ia berharap melalui program ini, siswa yang menyelesaikan studinya di sekolah dapat memperoleh ijazah.

Dia berkata: “Mungkin beberapa orang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, atau perlu bekerja. Oleh karena itu, program ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk tetap mendapatkan ijazah di sekolah.

Di saat yang sama, Didi mengakui, hingga saat ini masih terdapat laporan bahwa ijazah ditahan pihak sekolah karena kendala administrasi. Namun, ia memastikan bahwa setiap sekolah, terutama sekolah negeri, tidak diperbolehkan memiliki ijazah siswa setelah menyelesaikan studinya.

“Di negeri itu tidak ada uang sekolah, dan pemotongan ijazah sama sekali tidak diperbolehkan. Sekarang di swasta, meskipun dikelola yayasan tetap sama (tidak ada ijazah), tapi pihak sekolah akan berkomunikasi dengan dan berurusan dengan orang tua, dan jangan menyembunyikan ijazah. Karena itu hak siswa, “kata Didi.

Selain itu, Disdik Jabar saat ini sedang mempersiapkan sistem bagi orang tua siswa untuk melaporkan apakah sekolah tersebut masih memegang ijazah. Sistem akan menangani semua pengaduan yang diajukan oleh orang tua siswa nantinya, sehingga pihak sekolah dapat menindaklanjutinya.

Didi menyimpulkan: “Sistem tersebut masih kami pelajari agar para orang tua siswa dapat menggunakannya untuk melaporkan atau memberikan informasi tentang adanya pemotongan sertifikat sekolah. Sistem tersebut akan diluncurkan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional.”

Jepang dan UNICEF Bermitra Dukung Pendidikan Di Tengah Pandemi

No Comments

smart-telecaster – Sejauh ini, pemerintah kembali melaporkan kejadian COVID-19 setiap hari, angka kematian, angka kesembuhan, dan jumlah pasien yang mendapat perawatan di rumah sakit meningkat.

Jepang dan UNICEF Bermitra Dukung Pendidikan Di Tengah Pandemi

Sejak awal proses pembelajaran, pandemi COVID-19 telah merubah dunia pendidikan.Proses pembelajaran ini biasanya dilakukan di kelas tatap muka, namun sejak pandemi berubah menjadi pembelajaran online.

Untuk itu, Jepang dan UNICEF bekerja sama untuk mendukung pendidikan anak-anak dan meningkatkan rantai dingin vaksin di Indonesia.

Pemerintah Jepang akan memberikan hibah darurat senilai 6,9 juta dolar AS (100 miliar rupiah) untuk mendukung respon UNICEF terhadap pendidikan dampak pandemi COVID-19 di Indonesia dan untuk memperkuat rantai dingin terkait fasilitas program vaksinasi COVID-19. kegiatan.

Hibah ini merupakan kelanjutan dari dukungan Jepang terhadap respon multi sektoral UNICEF pada tahun 2020, yang merupakan respon terhadap dampak langsung pandemi COVID-19 di Indonesia melalui “Safe Return to Study Program” yang didukung oleh pemerintah Jepang.

Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan dan psikososial anak-anak di Papua dan Sulawesi Selatan. Dukungan ini juga akan memperkuat sistem dan kemampuan nasional untuk memberikan layanan publik dasar kepada kelompok masyarakat di daerah terpencil di mana layanan tidak tersedia.

UNICEF akan bekerja dengan pihak berwenang setempat untuk memungkinkan anak-anak, terutama yang paling kurang beruntung, untuk kembali ke sekolah dengan selamat, melanjutkan kegiatan belajar mereka, dan mengakses layanan kesehatan dasar yang telah terhalang selama pandemi.

UNICEF juga berharap dapat meningkatkan infrastruktur air, sanitasi dan sanitasi (WASH), mempromosikan perilaku sehat, dan terus memberikan layanan perlindungan anak kepada kelompok anak yang paling membutuhkan dalam pendidikan.

Perwakilan UNICEF Deborah Komini mengatakan: “UNICEF mengapresiasi komitmen Jepang untuk terus mendukung anak-anak Indonesia yang paling rentan selama COVID-19.” “Melalui donasi ini, UNICEF akan dapat mendukung pemerintah daerah. Upaya pihak berwenang untuk mengatasi pandemi agar anak-anak dapat kembali ke sekolah dengan aman. “

Dana Otonomi Khusus Untuk Sektor Pendidikan di Papua Belum Maksimal

No Comments

Dana Otonomi Khusus Untuk Sektor Pendidikan di Papua Belum Maksimal

smart-telecaster – Selama 20 tahun terakhir, pemerintah Pusat sudah mengirim Rp 138,65 triliun dana otonomi khusus (otsus) buat Provinsi Papua serta Papua Barat.

Anggaran Otsus itu digelontorkan pemerintah dengan tujuan menggapai kesejahteraan warga di Papua serta mengejar ketertinggalannya dari wilayah lain di Indonesia.

Sayangnya, penerapan anggaran otsus semenjak tahun 2002 itu belum banyak menciptakan pendapatan yang penting. Terlihat dari penilaian pemakaian anggaran otsus dalam kesenjangan pendidikan.

Tingkatan tunanetra graf serta kesertaan anak didik umur anak sekolah yang bersekolah selama 10 tahun awal penerapan anggaran otsus memanglah hadapi perbaikan. Tetapi senantiasa terdapat kesenjangan yang tinggi.

” Tingkat buta huruf pada tahun 2011, 36 persen di Papua serta Papua Barat dari rata-rata nasional 87 persen,” tutur Menteri Finansial, Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Kegiatan Komisi I DPD RI dengan cara virtual, Jakarta, Selasa (26/1).

Sedangkan itu, sampai tahun 2020 tingkatan nilai buta huruf mengalami perbaikan serta mencadangkan 21 persen saja. Sementara itu bagi Sri Mulyani, penyusutan tingkatan tunanetra graf wajib lebih runcing dalam 9 tahun terakhir.

” Saat ini menyusut di nilai 21 persen, seharusnya ini ujung penurunannya tajam,” kata dia.

Sri Mulyani berkata pemakaian anggaran otsus pada tahun 2019 di Papua buat zona pendidikan sebesar 25,3 persen dari anggaran otsus yang diperoleh sebesar Rp 8,67 triliun. Sebaliknya di Papua Barat sebesar 27,1 persen dari perhitungan otsus sebesar Rp 3,9 triliun.

“belanja otsus belum maksimal buat pendidikan,”kata dia.

Sedangkan itu pendanaan APBD buat zona pendidikan sebesar 16,2 persen di Papua serta 19,5 persen di Papua Barat. Kemudian belanja departemen atau lembaga buat zona pendidikan di Papua 5,6 persen serta di Papua Barat 9,9 persen.

untuk itu dia menilai belanja APBD serta departemen atau lembaga juga belum maksimal di zona ini.” belanja APBD serta departemen atau lembaga belum signifikan mendanai urusan pendidikan Papua serta Papua Barat,” kata dia.

Walaupun sedemikian itu, ada peningkatan pendidikan untuk orang asli Papua. Tetapi, dampaknya terhadap pembangunan pendidikan untuk mereka senantiasa lebih kecil dari selain orang asli papua.

Cek Kuota Belajar Kemendikbud 2021, Klik kuota-belajar.kemdikbud.go.id

No Comments

Cek Kuota Belajar Kemendikbud 2021, Klik kuota-belajar.kemdikbud.go.id

Pemerintah melanjutkan pemberian kuota studi Kemendikbud untuk memudahkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Bantuan kuota internet dinilai amat berfaedah bagi siswa, guru, dan tenaga pendidikan lainnya.

“Hasil evaluasi tunjukkan penggunaan kuota internet yang amat tinggi. Karena itu di tahun 2021 alokasi kuota internet akan dilanjutkan,” kata Sekjen Kemendikbud Ainun Na’im di dalam diskusi virtual di channel YouTube KEMENDIKBUD RI terhadap Selasa (5/1/2021).

Cek kuota studi Kemendikbud 2021 bisa dilaksanakan bersama mengklik link https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/. Link tersebut menyediakan bermacam keterangan perihal penggunaan kuota studi Kemendikbud.

Ainun mengatakan, pihaknya akan membuat perubahan mekanisme penyaluran kuota studi Kemendikbud 2021. Besaran kuota juga akan berubah cocok hasil evaluasi pemerintah untuk guru, dosen, dan murid di bermacam jenjang pendidikan.

Bantuan kuota studi Kemendikbud telah berjalan sejak 2020 yang melibatkan seluruh operator komunikasi. Seluruh murid, guru, dan dosen sebenarnya berhak mendapat kuota studi Kemendikbud 2021 asal terdaftar di Dapodik dan PD Dikti kemendikbud.

Selanjutnya, penerima pemberian bisa langsung cek kuota studi Kemendikbud 2021 tergantung berasal dari operator yang digunakan. Tentunya langkah mengecek pemberian kuota studi tidak sulit.

Cara cek kuota studi Kemendikbud
A. Telkomsel

1. Penerima kuota studi Kemendikbud akan terima SMS berasal dari Telkomsel

2. Penerima bisa klik *888# atau melalui aplikasi MyTelkomsel.

B. Indosat

1. Penerima bisa cek kuota studi Kemendikbud melalui aplikasi myIM3

2. Penerima bisa menghubungi no Unstructured Supplementary Service Data (USSD) *123*075# lantas pilih no satu.

C. Tri

1. Cek kuota studi Kemendibud bisa bersama menghubungi no menghubungi no USSD *123*10*3#.

2. Cara lain untuk cek kuota studi adalah melalui aplikasi Bima+

D. Xl dan Axis

1. Penerima bisa langsung cek kuota studi Kemendikbud di no *123# lantas pilih info

2. Cek kuota studi Kemendikbud juga bisa dilaksanakan melalui aplikasi aplikasi myXL dan AxisNet.

 

Mahasiswa UI Rancang Aplikasi Berbasis Game buat Bimbingan Covid- 19

No Comments

Mahasiswa UI Rancang Aplikasi Berbasis Game buat Bimbingan Covid- 19

Mahasiswa UI Rancang Aplikasi Berbasis Game buat Bimbingan Covid- 19

Regu mahasiswa Makmal Product Development and Innovation Unit Metode Pabrik( DTI) Fakultas Metode Universitas Indonesia( FTUI) bekerja sama dengan Anoman Pedepokan meningkatkan suatu aplikasi handphone bernama“ Corona Go”.

Aplikasi ini didesain dengan tujuan buat membagikan bimbingan pada warga dari bermacam golongan bertepatan dengan usaha penangkalan penyebaran COVID- 19 dan membagikan data informasi hal nilai COVID- 19 di Indonesia pada masyarakat

Regu developer aplikasi berambisi kalau dengan terdapatnya metode buat mengedukasi warga yang interaktif serta tidak menjemukan, konsumen aplikasi bisa mengenali langkah- langkah pas yang wajib didapat pada era endemi ini.
Bandar Bola

Aplikasi Corona Go ialah salah satu bentuk dari program dedikasi pada warga( pengmas) sivitas akademika FTUI, dan partisipasi buat mensupport penguasa dalam menghindari penjangkitan COVID- 19.

Bagi Almer Hafiz Yusuf, berlaku seperti bagaikan pimpinan regu mahasiswa developer Corona Go,“ Kita memakai pendekatan game hp supaya bisa lebih gampang memberitahukan langkah- langkah melindungi pedaran COVID- 19. Lewat game, kita membagikan interest serta penafsiran dalam hal apa yang wajib dicoba dalam skenario- skenario yang dilewati dalam Corona- Go

“ Pada intinya, game ini ditafsirkan semacam imitasi aktivitas tiap hari dalam era endemi ini. Dalam rutinitas sering- kali kita lewat sebagian perihal yang tidak tersangka, terdapat 100 campuran alterasi event yang bisa ditawarkan. Rasio aktivitas yang ditawarkan oleh Corona Go berasal dari rumah tangga sampai berjalan memakai alat transportasi biasa. Dalam game itu pula sebagian event yang dilewati, semacam dikala terdapatnya PSBB yang diberlakukan buat masyarakat Jakarta,” ucap Almer hal aplikasi Corona Go.

Terpaut penggunaannya, dibilang Almer, buat tahap awal, user dimohon buat memilah kedudukan bagaikan pegawai, bunda rumah tangga, ataupun mahasiswa. Kemudian konsumen hendak mengalami bermacam permainan hal kegiatan tiap hari yang sudah dicocokkan dengan kedudukan tiap- tiap.

Di sisi itu pula sudah disisipkan beberapa kecil permainan interaktif untuk user yang bisa mereka jalani, yang diharapkan bisa membuat tata cara bimbingan tidak menjemukan.

Dikala ini aplikasi Corona Go sudah dibesarkan sampai langkah arketipe. Pengembangan aplikasi Corona Go terlaksana atas sokongan sumbangan dari Direktorat Dedikasi serta Pemberdayaan Warga( DPPM UI).